Kebenaran Manusia
Kebenaran manusia adalah berdasarkan persetujuan dari banyak sekali pemikiran subjektif, pengalaman pribadi, dan juga fakta bahwa pikiran manusia sangat-sangat terbatas, maka bukankah kita, dalam setiap upaya mencari “esensi” atau sebuah kesimpulan aksiomatik akan selalu gagal? Menurut saya, memang beginilah kodratnya manusia.
Kebenaran tingkat lanjut semacam itu hanya milik tuhan, yaitu kebenaran yang absolut. Tidak ada cara untuk kita keluar dari sudut pandang kita sendiri. Oleh karena itu, kita sejatinya tidak mampu melihat segala hal sebagai apa adanya (esensi). Kita tidak akan mampu mencapai hal tersebut, atau dengan kata lain saya bisa bilang bahwa tidak ada yang namanya kebenaran, saat ini.
Komentar
Posting Komentar