Rindu Sahabat

    Tak banyak kalimat yang dapat diungkap, tak cukup waktu untuk menangkap senyum tongkrongan, terlalu dalam ego untuk menelusuri jiwa, selisih keadaan datang menyayat hayat, sunyi menikam selepas ini, jalan panjang masih harus dilalui, namun kenangan masih hangat-hangatnya menghantui, banyak kisah yang tak mau mengalah untuk beranjak pergi. 

    Kini yang haru telah lewat dilalu, yang bahagia tinggal hanya untuk sekedar dikenang, yang duka sudah muak menghampiri, giliran rindu yang datang untuk mengisi posisi-posisi tersebut. Kisah ini mungkin tak mewah, namun tak dapat menjumpai apalagi membeli cerita ini dimanapun. Semoga tak lupa, maaf bila ada tutur kata, sikap maupun perbuatan yang tak berkenan di hati, senang dapat mengenal kalian semua. Sukses selalu untuk kita semua, Aamiin.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pemilwa UNY 2021 dan Gerakan Politik Alternatif

Menilik UNY Menuju PTN-BH